You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
633 Pasangan Ikut Nikah Massal di Halaman Balai Kota
photo Doc - Beritajakarta.id

633 Pasangan Ikut Nikah Massal di Halaman Balai Kota

Sebanyak 633 pasangan dari lima kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta, akan melangsungkan ijab kabul di acara nikah massal jelang malam pergantian tahun di Balai Kota DKI.

Dari keseluruhan 643 pasangan, 490 di antaranya melakukan isbat nikah. Sisanya 143 pasangan ijab kabul akad nikah

Calon pengantin dengan usia tertua yang akan mengikuti pernikahan berasal dari Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Forkopimda Jadi Saksi Nikah Massal Malam Ini

Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat mengatakan, warga Kelurahan Pekayon calon pengantin usia tertua atas nama Ajid Efendi (77). Ia akan melakukan isbat nikah dengan pasangannya Rimih (55).

"Dari keseluruhan 643 pasangan, 490 di antaranya melakukan isbat nikah. Sisanya 143 pasangan ijab kabul akad nikah," ujarnya, Selasa (31/12).

Dilanjutkan Hendra, Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan hadiah bingkisan pernikahan bagi para peserta senilai Rp 500 ribu. Selain itu, pasangan pernikahan juga diberikan hadiah mahar sebesar Rp 1 juta.

"Secara simbolis nanti akan diserahkan langsung Gubernur kepada pasangan tertua dari tiap wilayah, berikut dokumen kependudukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6715 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5654 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2670 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2097 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1867 personAnita Karyati